dokter telah memvonisnya bila hidupny tidak lama lagi. Dan yang mengharukan yaitu kekasihnya Yvonne tidak pernah meninggalkannya, bahkan juga bersikeras untuk tetaplah menikah dengannya.
Yvonne berkata : " Ia yaitu orang yang begitu kuhormati, begitu romantis, ia selalu ingin berikan semua dunia padaku. Tidak perduli seberapa sulitnya kehidupannya, dia selalu berusaha membuatku suka.dan tersenyum. " Sebenarnya Tini sudah melamar Yvonee di th. 2007, tetapi lantaran biaya penyembuhan yang begitu besar, hingga keduanya tidak kunjung bisa menikah. Setelah pihak RS memperoleh berita akan keinginan hati Yvonee dan Tini untuk menikah, diadakannyalah persepsi pernikahan berbarengan dengan keluarga dan teman dekat mereka di RS, disaksikan oleh semua teman dekat dan keluarga mereka, keduanya resmi jadi sepasang suami istri. Lalu Yvonne berbarengan dengan room pergi ke pengadilan dan mengambil surat pernikahan. Dan karena keadaan ke-2 pasangan ini lebih khusus, makan pihak pengadilan juga tidak meminta mereka untuk melalui sistem 72 jam untuk keluarkan surat pernikahan ini.
